SSRA Solusi Terbaik untuk Sekolah yang Ingin Meningkatkan Minat Baca dan Budaya Literasinya sampai 1000%

Dengan komitmen sekolah, kami dapat membantu siswa mampu membaca 12, 52 buku bahkan sampai 100 atau 200 buku setahun. Tidak ada yang akan mengalahkan kecerdasan siswa di sekolah Anda.

SSRA juga untuk meningkatkan Kreativitas dan Produktivitas karyawan dan untuk MPP (Persiapan Masa Pensiun/PHK)

Setiap karyawan pasti akan pensiun, bahkan mungkin bisa terkena PHK. Lantas bekal apa yang bisa diberikan perusahaan?
Memberikan pelatihan persiapan pensiun atau PHK adalah cara perusahaan memanusiakan karyawan. Alfateta menyarankan pemberian pelatihan SSRA bagi karyawan, keluarganya, dan untuk program CSR.
Apa yang terjadi jika karyawan mampu membaca 100 buku/tahun?

Mengatasi PHK dan Pengangguran Massal

INDONESIA DARURAT LITERASI!

Indonesia saat ini DARURAT LITERASI (Baca, Tulis, Digital, Finansial, Mind Power, dll). Satu Literasi saja (MEMBACA) kita terendah di dunia. Rendahnya literasi BACA berdampak pada lemahnya literasi lainnya, terutama kemampuan menulis.

Akibatnya, kita termasuk negara dengan mutu pendidikan, kreativitas, dan produktivitas terendah di dunia dan ASEAN. Tanpa perbaikan serius, Indonesia berisiko mengalami berbagai masalah sosial seperti tingginya angka KEBODOHAN, PENGANGGURAN, KEMISKINAN, dan tingginya angka KRIMINALITAS.

REVOLUSI MENTAL yang paling cepat, murah, dan mudah adalah MEMBACA BUKU. Buku atau E-book, pintu masuk untuk mewujudkan Indonesian Dream, terciptanya masyarakat yang cerdas, mandiri, sejahtera, dan berakhlak.

PANCA LITERASI ALFATETA

Literasi Membaca
Literasi Menulis
Literasi Digital
Literasi Finansial
Literasi MindPower

Mengapa Literasi Harus Digalakkan

1.png

Sekolah Tertinggal

Akibat minat baca rendah, sekolah menyumbang kebodohan, kemiskinan, dan pengangguran.

2.png

Minat Baca Rendah

Unesco dan WMLN mengungkapkan Indonesia negara paling malas baca di dunia.

3.png

Kecepatan Baca Rendah

Kecepatan membaca siswa/guru 200 KPM (setara lulusan SD. China 550 - 20.000 kpm

4.png

Pemerintah Abai

Pemerintah dan sekolah tidak punya solusi luar biasa dalam memajukan literasi di Indonesia

5.png

Sekolah Bisa

Jika sekolah mau, sebenarnya kita bisa mmeningkatkan minat baca siswa sampai 1000%

6.png

Membantu 3 T

SSRA merupakan solusi mengatasi minat baca di daerah 3 T (Tertinggal, Terluar, Terdepat).

Fakta Literasi Kita

Minat dan kecepatan membaca kita terendah di dunia. Kita tidak membaca 1 buku pun setahun. Bandingkan dengan Thailand. Negara yang dulu juga paling malas baca di dunia ini, kini indeks literasinya mencapai 65,1%, Indonesia 0,001%, Thailand mampu membaca 5 buku/tahun, Indonesia 1 pun tidak, Jepang 13 buku, Eropa 24 buku

Jika dibandingkan dengan China, kita tidak apa-apanya. Kecepatan membaca siswa di China 500 kpm bahkan sampai 20.000 kpm. Padahal sebenarnya kalau kita tahu caranya, kita bisa minimal sama dengan mereka.

super speed reading (3)

Mengapa Minat Baca Kita Rendah?

Karena kecepatan membaca kita rendah. Mengapa kecepatanmembaca kita rendah? Karena sejak lulus SD, kita tidak pernah diajarkan cara membaca cepat, benar, dan efektif. Kita berpikir solusinya memperbanyak buku. Padahal, walau kita pemilik perpustakaan terbanyak No. 2 Di dunia, tetapi minat baca kita tetap terendah di dunia.

PROPOSAL SSRA UNTUK MENDONGKRAK BUDAYA LITERASI SEKOLAH

Memperkenalkan....

SSRA

SSRA (Super Speed Reading Alfateta) bukan sekadar pelatihan baca cepat, tapi strategi meningkatkan minat dan kecepatan membaca siswa sampai 1000%. Sekolah dan pemerintah tidak dapat melakukan, karena perlu pihak ke-3, Alfateta untuk melakukannya. Sekolah terima beres.

4 CARA AGAR SEKOLAH ANDA JAGO LITERASI

Jika ini dilakukan, kami jamin peningkatan minat baca, kegemaran membaca, serta budaya literasi  siswa, bisa ditingkatkan  sampai dengan 1000 %. Bahkan termasuk sekolah di Daerah 3T (Tertinggal, Terluar, Terdepan). 

1.png

Wajib Baca

Dengan SSRA kita bisa menerapkan wajib baca yang terukur.

2.png

SSRA

Hanya dengan SSRA kita bisa mampu baca minimal 12 buku setahun.

3.png

Kompetisi

Kita bisa ikut olimpiade baca cepat, dimulai dari kompetisi SSRA lokal.

3.png

Komitmen

Kami garansi kenaikan sampai 1000% jika guru memberi komitmen.

KURIKULUM PELATIHAN SSRA (SUPER SPEED READING ALFATETA)

TINGKAT 1 (DASAR)

Bagian 1 Pengantar

  1. Pengantar – video dan zoom.
  2. Pengenalan SSRA – Video
  3. Cara Hasilkan Uang sambil Belajar – video
  4. Pemanfaatan AI dan e-course dalam SSRA -video
  5. Relevansi SSRA dengan program pemerintah. – video.
  6. Profil dan visi misi Alfateta dalam meningkatkan literasi – video.

Bagian 2 – Meningkatkan Minat Baca

  1. Strategi untuk meningkatkan minat baca. – Video
  2. Persiapan Pelatihan – Video
  3. Silabus – video
  4. Grup WA Alumni – gambar/pff
  5. Pentingnya Teori – video
  6. Metode Belajar – video
  7. Teknik dan pendekatan belajar – Video.
  8. Quiz

Bagian 3 – Setiap Orang Bisa Baca Cepat

  1. Testimoni Manfaat Dahsyat Membaca Buku. – video.
  2. Literasi untk Masa Depan – Video
  3. Setiap orang bisa baca cepat. – Video
  4. Motivasi untuk meningkatkan minat dan kemampuan membaca. – Video
  5. Revolusi Mental Paling Cepat, Mudah dan Murah. – video
  6. Potret Literasi Indonesia, Menyedihkan
  7. Malas Baca dan Cara Atasinya – video
  8. Dahsyatnya Manfaat Membaca. – video
  9. Quiz

Bagian 4  –  Apa Itu Literasi?

  1. Tentang Literasi – Video
  2. Literasi Baca – video
  3. Literasi Digital – video
  4. Quiz

 

Bagian 5 Literasi Maju di Dunia

  1. Dampak dan Ancaman Literasi rendah.
  2. Benchmark (Perbandingan)
  3. Literasi di Jepang.
  4. Literasi di India. Literasi di Eropa
  5. Quiz
  6. Zoom/webinar

TINGKAT 2 (MADYA)

Bagian 1  –  Test Kecepatan Membaca

  1. Mengenal SSRA
  2. Tulisan dan Media
  3. Test Kecepatan Membaca.
  4. Tools – eBook pdf.
  5. Kesalahan fisik saat membaca dan cara mengatasinya. – Video
  6. Quiz
  7. Kesalahan psikologis saat membaca. Video
  8. Quiz

Bagian 2 – Fotoreading (Metode Chunking)

  1. Teori Photo Reading (Chunking).
  2. Membaca 1 detik 2 halaman.
  3. Tools – gambar atau pdf
  4. Praktek membaca secepat kilat – zoom.

 

Bagian 3 –  Mind Mapping

  1. Pengenalan dasar tentang mind – video.
  2. Rahasia Belajar Para Jenius – video.
  3. Berpikir Lurus dan Berpikir pencar. – Video.
  4. Whole brain – video.
  5. Dahsyatnya Mind Mapping – video.
  6. Mengingat dengan Mind Mapping
  7. Contoh Mind Mapping – video
  8. Cara Membaca Mind Mapping – video
  9. Hukum Mind Mapping – video.
  10.  
  11. Mind mapping aplikasi
  12. Quiz
  13. Memahami dan Mengingat dengan mind mapping – quiz
  14. Membaca Tanpa Membaca. Video.
  15. Quiz
  16. Zoom/webinar

TINGKAT 3 (MAHIR)

Bagian 1 Skimming (Baca Kilas)

  1. Teori skimming
  2. Teknik Membaca Skimming
  3. Quiz
  4. Cara Membaca Buku Tebal dalam 5 Menit
  5. Quiz
  6. Cara Membaca 10 Buku di Perpustakaan
  7. Quiz

Bagian 2 Mengikat Makna (Membaca  Paham)

  1. Bahasa gambar
  2. Frase
  3. Larik
  4. Quiz
  5. Prenggan
  6. Quiz

 Bagian 3. Resume dan Praktika Baca Cepat

  1. Mengukur Kecepatan Membaca Buku
  2. Quiz
  3. Ringkasan, Sistematika, dan Pedoman
  4. Quiz
  5. Menghitung kecepatan membaca akhir.
  6. Quiz
  7. Meningkatkan Indeks Minat Baca di Daerah 3 T
  8. Mencapai Target 12, 52 sampai 200 Buku dalam setahun
  9. Zoom/webinar

TINGKAT 3 (MAHIR)

Bagian 1 Skimming (Baca Kilas)

  1. Membaca Kritis
  2. Membaca Sintopikal
  3. Membaca e-book

Bagian 2

  1. Menjadi Trainer SSRA
  2. Trainer tingkat Pratama
  3. zoom
  4. Ujian

Bagian 3

  1. Trainer tingkat Madya
  2. Ujian

Bagian 4

  1. Trainer SSRA Mahir
  2. Ujian
  3. Zoom/webinar

Bagian 5

Sertifikasi dan Lisensi

 

KUMPULAN BROSUR UNTUK DIPRINT SESUAI PERUNTUKAN

BROSUR PDF ISI LENGKAP (PENGANTAR, SD, SMP, SMA, GURU)

Apa yang akan Dipelajari di dalam SSRA

buku 3
3.png

Mindset #1

Membenahi cara berpikir

3.png

Komparasi #2

Belajar dari Negara Maju

3.png

Photoreading #3

Baca 1 detik 2 halaman

3.png

Skimming #4

Baca Kilas

3.png

Skiping #5

Baca Lompat

3.png

Scanning #6

Baca Sapuan

3.png

Mind Maping #7

Peta Pikiran

3.png

Faktor Fisik #8

Kesalahan fisik

3.png

Faktor Psikis #9

Kesalahan Psikis

3.png

Faktor Bahasa #7

Kesalahan Bahasa

3.png

Pemanfaatan AI #8

AI untuk Baca Cepat

3.png

Be a Trainer #9

Baca Kritis, Inspeksional

FOTO PELATIHAN SSRA

Piminan dan Staf Bank Indonesia Lhokseumawe

BUTUH PROPOSAL SSRA?

Apa Kata Mereka?

Saya baru mengikuti mind mapping saja, belum baca cepat. Begitu saya terapkan, saya langsung menjadi juara kelas.
Silvy
Siswa di Bengkalis
Sebelumnya saya membaca 1 minggu 1 buku, kini saya bisa membaca sangat cepat, 1 hari 1 buku.
DR. H. Hamidi
Dosen di NTB
Kami menyarankan semua sekolah mempelajari SSRA ini, untuk meningkatkan indeks literasi kita yang saat ini rendah.
Endang
Kepala Arpus Semarang
Anak saya tadinya pemalu. Setelah belajar SSRA, mereka kini didaulat presentasi buku yang dibacanya setiap pelajaran literasi.
dr. Lily
Ka Puskeswmas Tambun
Saya tadinya malas baca. Saya kaget, setelah ikut SSRA bisa baca 300 hal hanya dalam waktu kurang dari 30 menit.
Nuzulia
TU SMP 44 Bekasi
Setelah ikut SSRA, saya ingin anak saya bapak latih secara privat, mind map, mind power, super memory, motivasi, dll
Aswnawati
Direktur SDM

Masih belum yakin Mampu Meningkatkan Literasi Siswa?

Undang kami melakukan presentasi gratis. Jika di luar Jabodetabek bisa dilakukan via zoom

CONTOH REKAPITULASI PENINGKATAN KECEPATAN MEMBACA SETELAH PELATIHAN

Serius untuk Meningkatkan Minat Baca, Kegemaran Membaca, dan Budaya Literasi?

Bagi siswa yang tidak beruntung, berada di sekolah yang tidak peduli literasi dapat menghubungi kami untuk meningkatkan minat bacanya secara pribadi atau kelompok,  melalui pelatihan online atau e-course yang kami selenggarakan di www.alfateta.id.

baca
1_optimized-1.png

Rp 300.000

Gratis

PROGRAM INI COCOK UNTUK

PERHATIAN!!!!

Menunda adalah kebiasaan buruk yang sudah menjadi budaya di Indonesia. Anda tahu pasti, apa yang akan terjadi jika siswa, guru, karyawan anggota organisasi Anda mampu membaca 12, 52, atau 200 buku setahun. Mereka tak terkalahkan!

BENTUK PELATIHAN

PUBLIC TRAINING

Pelatihan dilaksanakan oleh Alfateta atau Event Organizer yang berminat. Pelatihan untuk Umum. Diinformasikan jika ada pelatihan. Biaya tergantung judul pelatihan.

INHOUSE TRAINING

Pelatihan diselenggarakan oleh pengundang (lembaga/komunitas), dengan biaya trainer, konsumsi, akomodasi, transportasi ditanggung pengundang

PRIVAT

Pelatihan atas permintaan perseorangan. Biaya pelatihan Rp 1,5 juta per judul/kelompok pelatihan. Penambahan per orang hanya tambah Rp 500 rb.

ZOOM

Zoom bisa untuk public training, inhouse training atau privat. Terutama untuk pengundang yang berada di luar Jabodetabek, dalam jumlah kecil dan hemat biaya.

e-COURSE

Pelatihan dikemas dalam bentuk video, dilengkapi atau tidak dilengkapi dengan zoom. Pelatihan ini dapat diikuti kapan saja dan di mana saja dengan biaya murah.

E-BOOK

Pelatihan diselenggarakan secara tertulis dalam bentuk e-book (buku digital). Buku digital dapat didownload hanya untuk personal. tidak diperjualbelikan.

PELATIHAN LENGKAP LITERASI ALFATETA

LANGKAH EVENT ORGANIZER

Bagi Anda yang ingin mengadakan pelatihan SSRA di satu kabupaten atau propinsi, dapat mencontoh apa yang dilakukan oleh Pak Timotius dari Sulawesi Utara. Walau pengalaman nol, dan berlum tahu arah bagaiman pelatihan ini diselenggarakan, tapi kami menangkap apa yang diinginkan pak Timotius. Kami buatkan proposal, undangan dan ruang zoom meeting. Tugas beliau hanya memberikan proposal kepada Dinas Pendidikan, Dinas Arpus, Dinas Kemeninfo dan mengundang para guru dan kepala sekolah di daerah masing-masing. Kemudian dari hasil diskusi ini ditentukan waktu pelaksanaan festival literasi. Yang kita adakah selama 3 hari atas biaya Dinas Pendidikan, Dinas Arpus, atau kemeninfo dan CSR. Target kita bukan hanya peningkatan minat baca 100%, tapi juga sampai 1000%. 

PROGRAM CSR

Banyak sekolah yang gagal meningkatkan minat baca dan budaya literasinya. Setelah ditelusuri akhirnya mereka mengaku, angkat tangan meningkatkan budaya baca karena tidak ada anggaran. Ini sulit dipahami karena dana literasi ada. Sekolah lebih memilih memungut jutaan rupiah untuk pikinik daripada swadana puluhan ribu saja untuk meningkatkan budaya literasi. 

Jika sudah demikian, masih adakah jalan keluar memberdayakan literasi kita? Kita mungkin masih bisa berharap sedikit jika ada kesadaran dan komitmen guru untuk meningkatkan minimal 1 literasi saja. Jika pemerintah bahkan melalui dunia pendidikan, sudah tidak bisa diharapkan, maka kita masih punya sedikit harapan yakni meminta bantuan CSR (Corporate Social Responsibility) dan donatur yang punya kepedulian terhadap masa depan generasi muda kita. 

Berikut ini adalah proposal CSR. Jika Anda donatur peduli literasi, CSR, dilakan download proposal ini. Jika Anda Event Organizer atau Marketing, silakan download dan bagikan proposal ini secara resmi ke pejabat CSR dan donatur. oh ya bisa juga diberikan kepada anggota DPR yang memiliki dana aspirasi, calon bupati, gubernur, atau pejabat daerah yang mau menjadikan program Literasi sebagai bagian dari program andalan pemenangannya. 

Untuk permintaan proposal CSR silakan klik tombol, Anda akan terarah ke no HP Bambang Prakuso CEO Alfateta. Perkenalkan nama Anda, jabatan dan domisili. Kita bicarakan rencana mencerdaskan kehidupan bangsa. 

TESTIMONI TENTANG PELATIHAN ALFATETA

Alfateta menerima banyak testimoni baik tertulis maupun tidak tertulis. Jumlahnya ada ratusan. Hanya sebagian kecil saja yang bisa kami muat.Hanya yang mewakili saja.

4.8

5/5

2,345 Rating

Pelatihan di Alfateta telah banyak mempengaruhi cara berpikir dan kemampuan saya,. dulu saya sangat susah berkomunikasi dgn org lain, namun sekarang sy dpt memberikan materi pelathan dan seminar di depan umum, terima kasih Alfateta - terima kasih Coach Bambang Prakuso"
Priahken Bangun
Pengusaha
Alfateta mengenalkan saya kepada penemuan batin yg tenang dan hidup lebih creatif. Salah satu pelatihannya: Psikotransmiter (komunikasi bawah sadar) pikiran manusia terhubung satu sama lain. Masuk akal jika kita mampu mempengaruhi pikiran manusia dari jarak jauh (mind to mind communication)
Indah Morgan
WN Hongkong
Saya mahsiswa di Bengkalis. Saya ikut pelatihan mind power ketika saya masih SMA. Setelah belajar ilmu mind power, saya berubah drastis. . Banyak perubahan. Saya selalu berpikir positif, sehingga terus lebih baik dan produktif. Saya percaya kata pak Bambang, "Tidak ada masalah, yang ada hanya peluang"
Sylviana
Mahasiswa
Setelah mengikuti pelatihan ini, saya yang tadinya suka emosian dan suka menunda berhasil menghilangkan kebiasaan buruk saya itu. Saya menyadari, semua itu karena saya salah menggunakan pikiran saya. Di Alfateta saya mendapatkan latihan bagaimana memberdayakan pikiran.Baik atau jahat dimulai dari pikiran.
Weng Suwarna
Wirausahawan
aya pernah jadi EO Alfateta di Sintang. Hasilnya sangat positif bagi pemuda di daerah. Pelatihan Alfateta cocok untuk untuk atasi masalah bangsa. Seharusnya pelatihan ini masuk dalam kurikukum sekolah. Saya salut, pada pak Bambang yg peduli dan konsisten melatih pikiran bangsa ini tanpa melihat imbalan.
Wawan Setiawan
Wirausahawan-Sintang
Saya pernah menjadi Event Organizer seminar Pak Bambang di sebuah Sekolah. Saya terkejut karena hasilnya tidak disangka. Saya dapat bagi hasil Rp 20 juta. Guru yang ikut pelatihan 250 orang. Biaya @ Rp 200.000. Total bersih penerimaan Rp 40 juta. Saya dapat rp 20 juta bersih. Ayo tawarkan pelatihan Alfateta.
Linda S
Event Organizer

FAQ (TANYA JAWAB)

Apakah SSRA

SSRA singkatan Super Speed Reading Alfateta. SSRA bukan sekadar pelatihan baca cepat, tapi juga memberikan garansi kepada siswa mampu meningkatkan minat dan kecepatan membacanya sampai 1000% dengan syarat. Syarat yang kami inginkan adalah sekolah mengikuti syarat wajib baca terukur, kompetisi, penguasaan baca cepat, dan berkomitment membantu Alfateta menugaskan siswa, sebagai perpanjangan tangan kami di sekolah.

Apakah ada jaminan kerberhasilan?

Untuk peserta perorangan, jaminan ada pada peserta sendiri. Karena kami tidak dapat memonitoring, menugaskan, atau mengukur peningkatan membaca peserta perorangan. Tetapi bila komunitas, seperti sekolah, sepanjang guru dan sekolah berkomitmen kami dapat memberikan jaminan. Pengertian 1000% adalah 10 kali lipat dari indeks sebelum pelatihan. Misal dari 0 buku jadi 10 buku. 

Apakah Garansi yang dimaksud?

Setiap kemampuan peserta berbeda. Ada yang cepat menangkap, ada yang lambat. Karena itu, Alfateta memandang tidak cukup hanya sekedar pelatihaan sesaat, tetapi pihak sekolah dan Alfateta harus bekerjasama menugaskan, mengukur, memantau, mendampingi, sampai melaporkan hasil yang diperoleh siswa setelah ikut pelatihan SSRA.

Alfateta memberikan 2 alternatif, apakah sekolah cukup dengan sekali pelatihan, atau sekolah ingin kami melakukan pendampingan sampai kemampuan dan minat baca siswa naik secara drastis. Semua berpulang pada sekolah.

Bagaimana syarat garansi?

Garansi hanya berlaku jika pimpinan komunitas dapat bekerjasama dengan Alfateta untuk mendisiplinkan anggotanya. Seperti mengerjakan tugas, membuat mind mapping, presentasi, mengitikui secara aktif grup WA. Dan siswa wajib mengikuti pelatihan dari awal sampai akhir tanpa ada yang tertinggal.  Guru bertugas menugaskan siswa membaca, siswa bertugas melaksanakan tugas, dan mengukur perkembangan minat bacanya, Sedangkan Alfateta melakukan pendampingan, monitoring dan pelaporan kepada sekolah, orangtua, dan dinas pendidikan masing-masing.

Bagaimana cara mengukur peningkatan minat baca?

Ada 3 yang diukur dari peningkatan minat dan kecepatan membaca. Pertama, jumlah buku yang dibaca siswa, target kami naik dari 0 buku/tahun sampai minimal 10 buku/tahun. Kecepatan membaca minimal naik mencapai minimal 450 kpm. Jumlah kunjungan perpustakaan naik dari 1-2 kali kunjungan menjadi minimal 10 kunjungan.

Apakah Alfateta hanya menyelenggarakan SSRA?

Ada 50 judul pelatihan, di antaranya untuk pelajar Cara Raih Nilai A, Mind Mapping, Super Memory, Super Speed Reading, Creative Writing, Studentpreneur, Kiat Melamar Kerja. Untuk perusahaan ada pelatihan change mindset, revolusi karier, hypnotic selling dan Psikotransmiter. Untuk umum ada rahasia dapat modal tanpa jaminan, mind power for healing, dll. Lihat video di atas.

Siapa yang Dapat Mengikuti Pelatihan Alfateta?

Pelatihan Alfateta telah diikuti pelajar SD, SMP, SMA, mahasiswa, guru, dan dosen. Juga para karyawan, ASN, aparat negara, ormas, LSM, organisasi profesional, juga para anak jalanan, fakir miskin, korban bencana alam.

Bagaimana cara mengikuti pelatihan Alfateta

Anda bisa mengikuti public seminar yang diselenggarakan oleh EO Alfateta. Anda juga dapat menyelenggarakan sendiri di kantor atau di sekolah Anda. Ini disebut inhouse training. Jika Anda di daerah, Anda bisa mengikuti pelatihan kelas jauh (melalui media sosial, email, atau webinar).

Bagaimana jika sekolah atau perusahaan kami berminat?

Silakan hubungi orang yang memperkenalkan pelatihan SSRA ini. Silakan diatur waktu penyelenggaraan dan disepakati biayanya. Untuk pelatihan berdurasi panjang, Pelatih utama yang akan memberikan pelatihan, namun untuk pelatihan berdurasi pendek, akan dilakukan team pelatih kami yang ada di daerah masing-masing, jika sudah ada perwakilan. Jika belum tetap akan dilakukan oleh team pelatih dari pusat. Untuk daerah jabodetabek, kami akan memberikan pelatihan langsung, sedangkan di luar Jabodetabek kami akan menggunakan zoom, kecuali bila pihak penyelenggara menanggung biaya akomodasi dan perjalanan kami PP.

Bolehkah saya memasarkan pelatihan Alfateta?

Sangat boleh. Caranya gampang. Anda dapat bergabung bersama kami menjadi master affiliate, marketing executive, event organizer, perwakilan, trainer. Untuk jelasnya mengenai ini dapat dibuka di www.alfateta.id/peluang. Jika Anda pengguna pelatihan, tapi juga ingin menjadi marketing, maka Anda diwajibkan menghubungi orang yang mengenalkan ini, kemudian mendaftar sebagai member www.mitra-alfateta.xyz/username (orang yang kenalkan).

Berapa banyak pelatih di Alfateta, bagaimana jika seluruh sekolah di Indonesia berminat?

Alfateta memiliki dua jenis pelatihan, Inhouse training dan public.public training. Public training, kami mengundang para siswa,  dan tentunya biayanya besar karena memperhitungkan biaya konsumsi dan akomodasi. Untuk biaya yang terjangkau,  pelatihan ini  disarankan sebagai in house training , yakni kami diundang untuk memberikan pelatihan. Jika sekolah memiliki aula yang besar pelatihan bisa dilakukan 1 kali saja dalam 1 kali saja sehari. Jika sekolah tidak punya aula,  maka kami akan menciptakan trainer di daerah masing-masing, untuk memberikan training secara berkala, misalnya dalam 5 atau 6 kali pertemuan barulah pelatihan selesai.

Bisakah Kami Menjadi Trainer?

Bisa banget,  asal memenuhi syarat, pertama  tentu memiliki minat dan idealisme yang tinggi untuk meningkatkan minat baca. Bersedia mengeluarkan biaya untuk mengikuti training, TFT (training for trainer), kemudian mengikuti ujian, mendapatkan sertifikasi,  dan lisensi. Trainer wajib membeli buku panduan belajar yang dibagikan kepada peserta minimal 100 buku @ Rp 40.000 tingkat daswar, dan 60.000 tingkat madya dan mahir. Dengan membeli buku dari Alfateta, semua hasil penjualan buku milik trainer, karena saat membeli 100 buku, hak royalti telah dibayar. 

Kami Ingin Dijadwalkan Di Sekolah Kami

Sampai Jumpa pada Presentasi

SANYO DIGITAL CAMERA

Bambang Prakuso, BA, SSR, MPA

Bambang Prakuso adalah seorang trainer sejak tahun 1987 di bidang ilmu komunikasi. Kemudian dia mengembangkan pelatihan mind power  untuk pemberdayaan pikiran dan revolusi mental.Sampai dengan tahun 2024 ia telah melatih puluhan ribu di bidang pemberdayaan pikiran, komunikasi, dan kewirausahaan. Tahun 2016 dia fokus pada pelatihan SSRA (Super Speed Reading Alfateta),  karena prihatin melihat kondisi bangsa kita sebagai bangsa paling malas baca di dunia, walau kita swudah gonta ganti kurikulum, menteri pendidikan dan presiden. Bambang Prakuso memiliki rekam jejak sebagai seorang wartawan,  public relations, marketing event organizer dan kini trainer SSRA. Dia telah menulis 38 judul buku. Selain SSRA, dia juga memberikan pelatihan SSWA (Super Speed Writing Alfateta), teknik penulisan cepat. Mampu menulis ebook hanya dalam waktu 2 jam dan memasarkannya ke dunia internasional
Scroll to Top